Period

3 Kegiatan yang Bisa Dikerjakan Ketika Cuti Haid 

Salah satu topik yang menarik untuk dibahas dalam dunia kerja adalah cuti haid. Jenis cuti ini diperuntukkan bagi wanita yang sedang dalam menstruasi untuk dapat mengambil cuti selama rentang hari yang ditentukan.

Bagian menarik dari topik ini adalah belum banyak negara yang mengadopsi sistem cuti haid untuk para pekerjanya. Sampai saat artikel ini ditulis, baru beberapa negara saja yang memiliki sistem cuti ini, yakni Zambia, Taiwan, Korea Selatan, dan Indonesia.

Zambia memberi hak cuti menstruasi bagi para pekerjanya selama satu hari, Taiwan memberi waktu cuti selama tiga hari, dan Korea Selatan membayar pekerja perempuan dengan upah tambahan apabila pekerja wanita tersebut tidak mengambil cuti menstruasi. Sementara itu, Indonesia memberi waktu cuti dua hari untuk pekerja wanita yang tengah haid.

Di Indonesia sendiri, regulasi terkait cuti haid terkandung dalam UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Pasal 81 ayat 1 yang pada intinya pekerja perempuan tidak diwajibkan untuk bekerja di hari pertama dan hari kedua masa haid. Oleh karena itu, kamu bisa memastikan hal ini pada atasan kamu supaya hakmu terpenuhi, ya!

Setelah memahami hak, peraturan, dan menyelesaikan seluruh proses pengajuan cuti, kini saatnya kamu menhabiskan waktu cutimu di rumah dengan baik. Berikut beberapa rekomendasi kegiatan yang bisa kamu lakukan ketika cuti haid di rumah.

1. Melakukan Hobi

Ketika sibuk bekerja, kamu mungkin tidak dapat melakukan hobi yang kamu sukai. Oleh karena itu, waktu cuti haid ini adalah salah satu waktu yang tepat untuk menyenangkan diri dengan melakukan hobi-hobi tersebut.

Melakukan hobi dengan baik akan membuat mood-mu meningkat, sehingga rasa nyeri dalam perutmu akan berkurang. Kamu bisa melakukan hobi yang ringan-ringan saja, ya! Misal, memasak, menyiram tanaman, melukis, dan lain-lain. Kemudian, pastikan kamu tidak tertekan ketika melakukan hobi tersebut.

2. Menambah Ilmu

Kegiatan selanjutnya yang bisa kamu lakukan untuk mengisi waktu di kala cuti haid adalah menambah ilmu dari berbagai sumber yang ada. Kamu bisa menambah ilmu melalui buku, koran, internet, dan lain sebagainya.

Kamu bisa mengambil buku di rak, kemudian mulai membacanya dengan rileks. Selain itu, kamu juga bisa menambah ilmu dengan cara mendengarkan acara talk show edukatif yang menarik, mendengarkan podcast, dan bahkan menonton tutorial-tutorial melalui media internet.

Tidak hanya itu, kamu juga bisa menambah ilmu dengan cara menonton film-film yang edukatif dan penuh makna sesuai genre favorit kamu, lho! Menonton film yang tepat akan membantumu lebih rileks dan membuat otot-otot di badanmu tidak tegang.

3. Olahraga Ringan

Sebagian wanita mengalami nyeri atau keram perut ketika haid. Hal ini juga mungkin terjadi ketika kamu mengambil jatah cuti haid di kantormu. Oleh karena itu, kamu perlu waspada dengan nyeri-nyeri yang mungkin bermunculan.

Akan tetapi, kamu tidak perlu khawatir dengan keram tersebut. Ketika cuti haid, kamu dapat melakukan beberapa olahraga ringan untuk mengurangi rasa nyeri tersebut, seperti melakukan yoga ataupun sekadar melakukan jalan di tempat secara perlahan.

Menurut sebuah studi, melakukan olahraga dengan intensitas rendah berpotensi mengurangi nyeri haid lebih tingga apabila dibandingkan dengan tidak melakukan olahraga sama sekali. Oleh karena itu, kamu disarankan untuk mulai rajin berolahraga, baik saat haid maupun tidak. Pilih olahraga ringan yang tidak memberatkanmu ketika cuti haid.

Ibu & Bayi

Kenali Kandungan dan Manfaat Susu Kolostrum untuk Bayi

Kolostrum merupakan cairan pertama yang keluar dari payudara ibu setelah melahirkan. Susu kolostrum adalah salah satu susu yang memiliki manfaat penting untuk bayi yang baru saja lahir.

Apakah susu kolostrum memiliki kandungan yang berbeda dengan susu lain sehingga untuk diberikan kepada bayi? Simak ulasan tentang kandungan dan manfaat susu kolostrum untuk bayi berikut ini.

Tentang Susu Kolostrum

Kolostrum adalah cairan yang keluar dari payudara sebelum ASI. Cairan ini harus segera diberikan kepada bayi yang baru lahir karena memiliki manfaat yang baik untuk kekebalan tubuh bayi. Susu kolostrum terbentuk dari payudara atau kelenjar susu dan dianjurkan untuk diberikan kepada bayi saat baru lahir.

Susu kolostrum diproduksi pada masa kehamilan atau sekitar bulan ke-7 kehamilan hingga 2-4 hari pasca melahirkan. Tekstur dan warna kolostrum berbeda dengan ASI, yaitu kuning keemas an dan tekstur lebih kental daripada ASI. Setelah beberapa hari, kolostrum berubah menjadi ASI transisi hingga menjadi ASI yang sebenarnya, ASI ini berwarna lebih putih dan tekstur yang lebih encer.

Kandungan Kolostrum

Molekul bioaktif adalah kandungan penting susu kolostrum. Molekul ini berfungsi melawan infeksi, menjaga daya tahan tubuh serta mendukung perkembangan organ tubuh. Wanita rata-rata dapat menghasilkan 50 ml susu kolostrum dalam waktu 48 hingga 72 jam setelah melahirkan. 

Susu kolostrum juga mengandung sel darah putih dan zat pembentuk kekebalan tubuh yang disebut imunoglobulin. Kandungan tersebut memiliki peran penting untuk membantu bayi melawan jamur, bakteri dan virus penyebab infeksi.

Nutrisi lain yang terkandung dalam kolostrum adalah lemak, karbohidrat, air, protein, vitamin A, B dan K serta zinc, kalium dan kalsium yang dibutuhkan bayi untuk menunjang proses tumbuh kembang.

Manfaat Susu Kolostrum untuk Bayi

Karena memiliki kandungan berbagai nutrisi, susu kalium memiliki banyak manfaat untuk tumbuh kembang bayi. Berikut adalah berbagai manfaat susu kolostrum untuk bayi.

  • Meningkatkan daya tahan tubuh

Zat antibodi adalah salah satu kandungan penting yang ada dalam susu kolostrum. Zat inilah yang dapat membantu pembentukan sistem kekebalan tubuh sejak bayi lahir.

Berbagai riset telah menunjukkan bahwa kolostrum berperan penting untuk daya tahan tubuh bayi. Bayi yang baru lahir dan diberikan kolostrum terbukti jarang terserang penyakit. Susu kolostrum membuat bayi lebih terlindungi dari berbagai penyakit seperti flu, pneumonia, bronkitis serta diare.

  • Kesehatan pencernaan

Manfaat susu kolostrum yang selanjutnya adalah mendukung kesehatan pencernaan bayi. Kolostrum yang diberikan kepada bayi akan menjadi lapisan tipis pada saluran pencernaan. Lapisan tersebut berfungsi melindungi usus dan lambung dari iritasi dan infeksi. Dengan saluran cerna yang sehat, bayi dapat menyerap nutrisi dengan lebih baik.

Susu kolostrum juga mencegah bayi terserang necrotizing enterocolitis (NEC), yaitu infeksi yang dapat merusak dinding usus bayi.

  • Mencegah penyakit kuning

Bayi kuning terjadi karena penumpukan bilirubin, yaitu zat yang dapat membei warna kuning pada tinja dan urin. Tubuh bayi pun akan menjadi kuning jika kadar bilirubin terllau banyak pada bayi.

Kolostrum yang dikonsumsi bayi memiliki efek laksatif yang membuat bayi dapat mengeluarkan bilirubin melalui tinja.

  • Mendukung tumbuh kembang bayi

Kolostrum memiliki manfaat sebagai nutrisi pelengkap dalam pertumbuhan serta perkembangan saraf bayi. Bayi yang diberikan susu kolostrum memiliki peningkatan berat badan dan sistem saraf yang lebih baik dibandingkan bayi yang diberikan susu formula.

Itulah kandungan dan manfaat susu kolostrum yang wajib kamu ketahui. Jika kamu ibu hamil yang mendekaki hari persalinan, jangan lupa untuk memberikan ASI pertama ini kepada bayi ya.