Period

Kenali Perbedaan Miom dan Kista Serta Gejalanya

Perbedaan miom dan kista sering kali tidak dapat dikenali secara awam. Kedua penyakit ini bahkan cenderung tidak menimbulkan gejala-gejala tertentu di fase awal kemunculannya.

Sehingga butuh pemeriksaan intensif oleh dokter untuk mendeteksi adanya miom atau kista pada fase awal. Baik miom maupun kista biasanya baru menunjukkan gejala-gejala yang signifikan pada saat kondisi penyakit ini sudah lumayan serius dan butuh penanganan.

Dikarenakan sulit membedakan gejalanya di fase awal, orang awam seringkali menganggap miom dan kista merupakan kondisi yang sama. Padahal keduanya merupakan kondisi yang amat berbeda. Lalu apakah perbedaan miom dan kista?

Pengertian Miom dan Kista

Miom dan kista merupakan dua jenis tumor jinak yang dapat menyerang organ reproduksi wanita. Kedua jenis tumor jinak ini merupakan dua kondisi yang berbeda. Salah satu perbedaan miom dan kista yang paling mendasar adalah dari bentuk dan letak pertumbuhannya.

Miom (myoma atau fibroid) merupakan jenis tumor jinak non kanker yang terbentuk pada otot dinding rahim. Sedangkan kista merupakan gelembung atau kantung yang berisi cairan yang dapat tumbuh organ manapun, termasuk organ reproduksi seperti ovarium atau indung telur. Kista ovarium sendiri dapat tumbuh di salah satu ovarium, kanan atau kiri, maupun tumbuh di keda ovarium wanita.

Gejala Miom dan Kista Ovarium

Baik miom ataupun kista ovarium sering kali tudak menimbulkan gejala tertentu di awal pertumbuhannya. Umumnya keberadaan miom maupun kista baru terdeteksi seletah dokter melakukan pemeriksaan.

Namun demikian, jika miom dan kista ovarium ini telah membesar ukurannya atau bisa dikatakan telah memburuk, maka keduanya akan menibulkan gejala-gejala yang dapat dirasakan. Berikut adalah perbedaan gejala miom dan kista:

Gejala pada Miom

Ukuran miom bisa hanya sebesar biji apel, namun juga bisa memburuk hingga ukurannya mencapai sebesar anggur. Beberapa gejala yang timbul akibat miom, antara lain:

  • Nyeri pada perut atau panggul
  • Perut kembung atau terasa bengkak/begah
  • Pendarahan mentruasi yang berlebihan, bahkan di beberapa kasus dapat enyebabkan anemia
  • Sering buang air kecil
  • Tekanan pada anus

Miom juga bisa bertumbuh besar bersamaan dengan masa kehamilan dan dapat mengecil saat setelah selesai masa kehamilan.

Gejala pada Kista Ovarium

Kista ovarium dapat memiliki ukuran yang berbeda-beda, namun umumnya ukuran kista pada ovarium berkisar antara setengah inci hingga 4 inci. Beberapa gejala yang dapat ditimbulkan oleh kista ovarium, antara lain:

  • Nyeri pada perut. Kadang bisa hanya terjadi pada satu sisi perut saja baik kanan maupun kiri.
  • Nyeri pada punggung bawah atau pada paha
  • Nyeri berlebihan saat menstruasi
  • Nyeri saat berhubungan seks
  • Perut kembung atau bengkak
  • Pendarahan pada vagina
  • Sering buang air kecil, atau justru kadang sulit buang air kecil
  • Masalah pada usus atau pencernaan
  • Kenaikan berat badan

Pada kondisi yang parah, kista dapat pecah dan menimbulkan masalah serius serta tanda-tanda seperti nyeri perut yang sangat parah, muntah, pusing, pendarahan, hingga kesulitan bernafas. Jika kondisi ini terjadi maka perlu penanganan emergensi dari dokter.

Penyebab Miom dan Kista Ovarium

Hingga saat ini penyebab utama munculnya miom dan kista ovarium belum dapat dipastikan. Namun keduanya dapat dipicu oleh beberapa hal yang terakumulasi, termasuk karena faktor genetik, hormon, dan gaya hidup.

Beberapa faktor penyebab munculnya miom antaranya adalah:

  • Faktor genetik atau punya riwayat keluarga yang juga memiliki miom
  • Gaya hidup atau diet yang banyak mengkonsumsi daging merah
  • Obesitas
  • Stress
  • Faktor hormon, terutama bagi wanita yang telah memasuki usia 40 tahun ke atas

Sedangkan beberapa faktor penyebab munculnya kisya ovarium antara lain:

  • Pengaruh kelainan hormon
  • PCOS atau sindrom ovarium polikistik
  • Endometriosis
  • Kehamilan
  • Infeksi panggul yang parah

Perawatan untuk Miom dan Kista Ovarium

Miom dan kista ovarium biasanya tidak membutuhkan perawatan secara khusus. Namun demikian, jika kondisinya makin parah misalnya jika ukurannya membesar atau mengganggu proses reproduksi dan menimbulkan gejala yang parah maka perlu dilakukan beberapa perawatan.

Perawatan yang dapat dilakukan dalam menangani miom dan kista ovarium antara lain:

  1. Melakukan pemeriksaan rutin, terutama dengan USG sebagai salah satu cara mendeteksi miom dan kista ovarium sejak dini. Pemeriksaan rutin ini juga berfungsi untuk memantau kondisi miom maupun kista ovarium. 
  2. Menggunakan kontrasepsi hormonal untuk membantu mengurai terjadinya pendarahan yang berlebihan. Penggunaan kontrasepsi hormonal juga dapat difungsikan sebagai salah satu upaya mencegah miom dan kista.
  3. Melakukan operasi mengangkatan kista.
  4. Melakukan operasi pengangkatan rahim. Hal ini bisa jadi opsi jika Anda sudah tidak berencana untuk memiliki anak lagi di masa depan.
  5. Ablasi endometrium.
  6. Embolisasi fibroid untuk memotong suplai darah pada miom rahim.
  7. Melakukan operasi pengangkatan jaringan kista jika ukuran kista ovarium masih relatif kecil dan aman untuk dilakukan operasi.
  8. Melakukan operasi pengangkatan ovarium. Hal ini jadi opsi terakhir yang dilakukan jika kista ovarium makin parah.

Demikian penjabaran mengenai perbedaan miom dan kista ovarium. Kedua penyakit ini merupakan penyakit yang bisa muncul kapan saja dan terkadang tanpa menimbulkan gejala awal. Oleh sebab itu kita hendaknya mulai membiasakan gaya hidup sehat serta rutin melakukan pemeriksaan jika memungkinkan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Period

3 Kegiatan yang Bisa Dikerjakan Ketika Cuti Haid 

Salah satu topik yang menarik untuk dibahas dalam dunia kerja adalah cuti haid. Jenis cuti ini diperuntukkan bagi wanita yang sedang dalam menstruasi untuk dapat mengambil cuti selama rentang hari yang ditentukan.

Bagian menarik dari topik ini adalah belum banyak negara yang mengadopsi sistem cuti haid untuk para pekerjanya. Sampai saat artikel ini ditulis, baru beberapa negara saja yang memiliki sistem cuti ini, yakni Zambia, Taiwan, Korea Selatan, dan Indonesia.

Zambia memberi hak cuti menstruasi bagi para pekerjanya selama satu hari, Taiwan memberi waktu cuti selama tiga hari, dan Korea Selatan membayar pekerja perempuan dengan upah tambahan apabila pekerja wanita tersebut tidak mengambil cuti menstruasi. Sementara itu, Indonesia memberi waktu cuti dua hari untuk pekerja wanita yang tengah haid.

Di Indonesia sendiri, regulasi terkait cuti haid terkandung dalam UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Pasal 81 ayat 1 yang pada intinya pekerja perempuan tidak diwajibkan untuk bekerja di hari pertama dan hari kedua masa haid. Oleh karena itu, kamu bisa memastikan hal ini pada atasan kamu supaya hakmu terpenuhi, ya!

Setelah memahami hak, peraturan, dan menyelesaikan seluruh proses pengajuan cuti, kini saatnya kamu menhabiskan waktu cutimu di rumah dengan baik. Berikut beberapa rekomendasi kegiatan yang bisa kamu lakukan ketika cuti haid di rumah.

1. Melakukan Hobi

Ketika sibuk bekerja, kamu mungkin tidak dapat melakukan hobi yang kamu sukai. Oleh karena itu, waktu cuti haid ini adalah salah satu waktu yang tepat untuk menyenangkan diri dengan melakukan hobi-hobi tersebut.

Melakukan hobi dengan baik akan membuat mood-mu meningkat, sehingga rasa nyeri dalam perutmu akan berkurang. Kamu bisa melakukan hobi yang ringan-ringan saja, ya! Misal, memasak, menyiram tanaman, melukis, dan lain-lain. Kemudian, pastikan kamu tidak tertekan ketika melakukan hobi tersebut.

2. Menambah Ilmu

Kegiatan selanjutnya yang bisa kamu lakukan untuk mengisi waktu di kala cuti haid adalah menambah ilmu dari berbagai sumber yang ada. Kamu bisa menambah ilmu melalui buku, koran, internet, dan lain sebagainya.

Kamu bisa mengambil buku di rak, kemudian mulai membacanya dengan rileks. Selain itu, kamu juga bisa menambah ilmu dengan cara mendengarkan acara talk show edukatif yang menarik, mendengarkan podcast, dan bahkan menonton tutorial-tutorial melalui media internet.

Tidak hanya itu, kamu juga bisa menambah ilmu dengan cara menonton film-film yang edukatif dan penuh makna sesuai genre favorit kamu, lho! Menonton film yang tepat akan membantumu lebih rileks dan membuat otot-otot di badanmu tidak tegang.

3. Olahraga Ringan

Sebagian wanita mengalami nyeri atau keram perut ketika haid. Hal ini juga mungkin terjadi ketika kamu mengambil jatah cuti haid di kantormu. Oleh karena itu, kamu perlu waspada dengan nyeri-nyeri yang mungkin bermunculan.

Akan tetapi, kamu tidak perlu khawatir dengan keram tersebut. Ketika cuti haid, kamu dapat melakukan beberapa olahraga ringan untuk mengurangi rasa nyeri tersebut, seperti melakukan yoga ataupun sekadar melakukan jalan di tempat secara perlahan.

Menurut sebuah studi, melakukan olahraga dengan intensitas rendah berpotensi mengurangi nyeri haid lebih tingga apabila dibandingkan dengan tidak melakukan olahraga sama sekali. Oleh karena itu, kamu disarankan untuk mulai rajin berolahraga, baik saat haid maupun tidak. Pilih olahraga ringan yang tidak memberatkanmu ketika cuti haid.

Ibu & Bayi

Kenali Kandungan dan Manfaat Susu Kolostrum untuk Bayi

Kolostrum merupakan cairan pertama yang keluar dari payudara ibu setelah melahirkan. Susu kolostrum adalah salah satu susu yang memiliki manfaat penting untuk bayi yang baru saja lahir.

Apakah susu kolostrum memiliki kandungan yang berbeda dengan susu lain sehingga untuk diberikan kepada bayi? Simak ulasan tentang kandungan dan manfaat susu kolostrum untuk bayi berikut ini.

Tentang Susu Kolostrum

Kolostrum adalah cairan yang keluar dari payudara sebelum ASI. Cairan ini harus segera diberikan kepada bayi yang baru lahir karena memiliki manfaat yang baik untuk kekebalan tubuh bayi. Susu kolostrum terbentuk dari payudara atau kelenjar susu dan dianjurkan untuk diberikan kepada bayi saat baru lahir.

Susu kolostrum diproduksi pada masa kehamilan atau sekitar bulan ke-7 kehamilan hingga 2-4 hari pasca melahirkan. Tekstur dan warna kolostrum berbeda dengan ASI, yaitu kuning keemas an dan tekstur lebih kental daripada ASI. Setelah beberapa hari, kolostrum berubah menjadi ASI transisi hingga menjadi ASI yang sebenarnya, ASI ini berwarna lebih putih dan tekstur yang lebih encer.

Kandungan Kolostrum

Molekul bioaktif adalah kandungan penting susu kolostrum. Molekul ini berfungsi melawan infeksi, menjaga daya tahan tubuh serta mendukung perkembangan organ tubuh. Wanita rata-rata dapat menghasilkan 50 ml susu kolostrum dalam waktu 48 hingga 72 jam setelah melahirkan. 

Susu kolostrum juga mengandung sel darah putih dan zat pembentuk kekebalan tubuh yang disebut imunoglobulin. Kandungan tersebut memiliki peran penting untuk membantu bayi melawan jamur, bakteri dan virus penyebab infeksi.

Nutrisi lain yang terkandung dalam kolostrum adalah lemak, karbohidrat, air, protein, vitamin A, B dan K serta zinc, kalium dan kalsium yang dibutuhkan bayi untuk menunjang proses tumbuh kembang.

Manfaat Susu Kolostrum untuk Bayi

Karena memiliki kandungan berbagai nutrisi, susu kalium memiliki banyak manfaat untuk tumbuh kembang bayi. Berikut adalah berbagai manfaat susu kolostrum untuk bayi.

  • Meningkatkan daya tahan tubuh

Zat antibodi adalah salah satu kandungan penting yang ada dalam susu kolostrum. Zat inilah yang dapat membantu pembentukan sistem kekebalan tubuh sejak bayi lahir.

Berbagai riset telah menunjukkan bahwa kolostrum berperan penting untuk daya tahan tubuh bayi. Bayi yang baru lahir dan diberikan kolostrum terbukti jarang terserang penyakit. Susu kolostrum membuat bayi lebih terlindungi dari berbagai penyakit seperti flu, pneumonia, bronkitis serta diare.

  • Kesehatan pencernaan

Manfaat susu kolostrum yang selanjutnya adalah mendukung kesehatan pencernaan bayi. Kolostrum yang diberikan kepada bayi akan menjadi lapisan tipis pada saluran pencernaan. Lapisan tersebut berfungsi melindungi usus dan lambung dari iritasi dan infeksi. Dengan saluran cerna yang sehat, bayi dapat menyerap nutrisi dengan lebih baik.

Susu kolostrum juga mencegah bayi terserang necrotizing enterocolitis (NEC), yaitu infeksi yang dapat merusak dinding usus bayi.

  • Mencegah penyakit kuning

Bayi kuning terjadi karena penumpukan bilirubin, yaitu zat yang dapat membei warna kuning pada tinja dan urin. Tubuh bayi pun akan menjadi kuning jika kadar bilirubin terllau banyak pada bayi.

Kolostrum yang dikonsumsi bayi memiliki efek laksatif yang membuat bayi dapat mengeluarkan bilirubin melalui tinja.

  • Mendukung tumbuh kembang bayi

Kolostrum memiliki manfaat sebagai nutrisi pelengkap dalam pertumbuhan serta perkembangan saraf bayi. Bayi yang diberikan susu kolostrum memiliki peningkatan berat badan dan sistem saraf yang lebih baik dibandingkan bayi yang diberikan susu formula.

Itulah kandungan dan manfaat susu kolostrum yang wajib kamu ketahui. Jika kamu ibu hamil yang mendekaki hari persalinan, jangan lupa untuk memberikan ASI pertama ini kepada bayi ya.

kesehatan wanita

Waspada Kista Endometriosis, Penyebab Sulit Hamil

Menstruasi adalah peristiwa natural yang dialami oleh wanita. Namun, kenyataannya tidak semua wanita mengalami menstruasi yang normal. Ada wanita yang jarang menstruasi, terlalu sering menstruasi, dan mengalami nyeri atau pendarahan berlebihan saat menstruasi.

Menstruasi yang tidak normal tersebut merupakan gejala utama kista endometriosis. Penyakit ini perlu diwaspadai, terutama jika kamu ingin memiliki keturunan. Sebab, salah satu akibat kista endometriosis adalah kesulitan masalah fertilitas.

Untuk itu, yuk kenali lebih dalam tentang kista endometriosis di artikel ini.

Pengertian Kista Endometriosis

Kista endometriosis adalah kista yang terbentuk ketika jaringan endometrium yang terperangkap dalam tubuh mencapai ovarium. Kista ini juga biasa disebut endometrioma.

Ukuran kista endometriosis kurang dari 5 centimeter, tetapi bisa mencapai 20 sentimeter. Kista tersebut bisa menyebabkan rasa nyeri pada panggul, kesulitan memiliki keturunan, mempengaruhi program kehamilan, dan mengganggu fungsi ovarium.

Penyebab Kista Endometriosis

Sebenarnya, penyebab endometriosis tidak bisa diketahui secara pasti. Namun, dokter dan peneliti menduga endometriosis disebabkan oleh hal-hal berikut ini:

  • Menstruasi retrograde, yaitu menstruasi di mana darah menstruasi tidak keluar tubuh. Darah tersebut masuk kembali ke tuba falopi, menempel, dan menyebabkan jaringan endometrium tumbuh di dinding panggul serta permukaan organ panggul. Jaringan tersebut kemudian terus menebal dan ikut luruh dalam setiap siklus menstruasi.
  • Transformasi sel embrio yang biasa terjadi ketika perempuan dalam masa pubertas.
  • Sel endometrium yang menempel pada sayatan bedah ketika operasi caesar atau pengangkatan rahim.

Gejala Kista Endometriosis

Kista endometriosis tidak boleh disepelekan. Semakin cepat kamu mengenal gejalanya, semakin efektif pengobatan yang bisa diambil. Inilah gejalanya:

  • Rasa sakit ketika menstruasi, seperti nyeri panggul, nyeri punggung, nyeri perut, dan kram. Rasa sakit ini bahkan bisa terjadi sebelum dan sesudah menstruasi
  • Rasa sakit ketika dan setelah berhubungan seksual
  • Rasa sakit ketika buang air kecil. Rasa sakit ini juga bisa terjadi bahkan ketika perut digerakkan
  • Banyaknya darah yang keluar saat menstruasi
  • Masalah kesuburan seperti sulit mengandung
  • Masalah pencernaan seperti diare dan konstipasi
  • Kelelahan
  • Mual dan muntah.

Pengobatan Kista Endometriosis

Jika selama ini menstruasimu tidak normal, sebaiknya kamu memeriksakan diri ke dokter. Pemeriksaan itu penting sekali karena menstruasi yang tidak normal merupakan gejala utama endometriosis.

Untuk mengetahui apakah kamu mengalami endometriosis atau tidak, dokter akan melakukan pemeriksaan panggul. Pemeriksaan ini dilakukan dengan menekan perut atau memasukkan jari ke dalam vagina untuk merasakan keberadaan kista.

Selain itu, dokter juga biasanya akan melakukan USG atau MRI untuk melakukan konfirmasi dengan melihat kondisi dalam tubuh. Pada beberapa kasus, dokter akan menganjurkan laparoskopi untuk melihat kondisi dalam perut.

Jika kamu terkonfirmasi memiliki endometriosis, dokter akan memberi pengobatan yang sesuai dengan usia, rasa sakit yang dialami, serta rencana memiliki bayi di masa depan.

  • Menunggu dan mengobservasi selama 6 hingga 8 minggu jika kista yang dimiliki kecil. Setelah waktu tersebut, dokter akan melakukan USG untuk melihat apakah kista sudah hilang sendiri atau belum.
  • Pemberian obat pereda nyeri seperti ibuprofen bisa dilakukan untuk gejala endometriosis ringan.
  • Operasi mengeluarkan ovarium atau mengangkat rahim. Operasi bisa mengurangi fertilitas, sehingga lebih cocok untuk penderita yang tidak ingin memiliki anak. Namun, pilihan operasi pengangkatan rahim biasanya dilakukan ketika tidak ada lagi cara yang berhasil.
  • Terapi hormon yang berguna untuk memperlambat pertumbuhan jaringan endometriosis. Biasanya berupa pemberian pil KB, KB suntik, atau IUD.

Kista Endometriosis dan Kehamilan

Apakah penderita kista endometriosis bisa hamil? Jawabannya adalah bisa, namun tak mudah.

Untuk semua perempuan penderita kista endometriosis yang ingin memiliki keturunan, jangan hilang harapan. Memiliki kista bukan berarti mandul. Memiliki kista tidak menghalangimu untuk punya anak secara alami. Meski tidak mudah, dokter fertilitas akan memberi pengobatan terbaik yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatanmu.

apakah menggunakan tangan bisa menghilangkan keperawanan
kesehatan wanita

Pertanyaan Serius, Apakah Menggunakan Tangan Bisa Menghilangkan Keperawanan?

Keperawanan menjadi hal yang penting bagi seorang wanita, sehingga banyak dari mereka yang selalu menjaganya. Salah satu pertanyaan yang paling banyak diberikan adalah tentang apakah menggunakan tangan bisa menghilangkan keperawanan? Jawaban selengkapnya bisa ditemukan di bawah ini!

Apa itu Keperawanan?

Keperawanan telah menjadi topik hangat sejak pertama kali dikonseptualisasikan, sekitar 5.000 hingga 10.000 tahun lalu. Ketika membicarakan keperawanan, kita pasti menghubungkannya sebagai keadaan tidak berhubungan seks.

Kehilangan keperawanan seseorang terjadi setelah orang tersebut melakukan seks untuk pertama kalinya. Namun, banyak budaya yang berbeda tentang konsep mempertahankan keperawanan, jadi hormatilah budaya yang dianut setiap orang.

Jika dilihat dari segi biologis, selaput dara sering digunakan sebagai penanda keperawanan. Selaput dara merupakan penutup berdaging kecil yang diyakini melindungi vagina seseorang dari lingkungan luar.

Selaput dara bisa terbentuk dalam berbagai ukuran dan bentuk. Meskipun berfungsi sebagai penutup, selaput dara memiliki lubang kecil yang memungkinkan aliran darah mengalir selama siklus menstruasi. 

Fakta dan Mitos Keperawanan 

Banyak orang yang mengira bahwa selaput dara sepenuhnya menutupi vagina, padahal itu salah. Jadi, saat pertama kali kamu melakukan hubungan seksual, kamu hanya akan sedikit merenggangkan selaputnya.

Menurut para profesional medis, banyak wanita tidak mengalami robekan atau pendarahan pada selaput dara saat pertama kali berhubungan seks karena selaput dara sangat elastis dan bisa terpengaruh oleh aktivitas fisik lainnya. Jadi, jangan percaya terhadap seseorang atau tes keperawanan melalui selaput dara.

Bisakah Keperawanan Hilang Menggunakan Tangan?

Sebagai manusia, wanita juga akan merasa terangsang yang ditandai dengan basahnya bagian kewanitaan. Ketika itu terjadi, wanita bisa menggunakan tangannya. Namun, apakah menggunakan tangan bisa menghilangkan keperawanan?

Ketika kamu menggunakan tangan biasanya bisa menyebabkan iritasi, infeksi, dan kemungkinan selaput dara pecah. Pecahnya selaput dara tergantung seberapa kuat dan dalam kamu memasukkan jarimu.

Ketika selaput dara sudah pecah, maka kamu telah kehilangan keperawananmu. Tidak ada salahnya kamu masturbasi, namun cukup jaga kebersihan diri dan lakukan dengan lembut agar kewanitaan tidak terluka.

Hal yang Terjadi pada Tubuh Wanita Setelah Kehilangan Keperawanan

Kamu pasti penasaran apakah kondisi tubuhmu setelah melakukan seks adalah hal yang wajar atau tidak. Jadi, wanita akan mengalami beberapa perubahan tubuh setelah melakukan hubungan seksual.

Pertama, elastisitas vagina akan berubah karena vagina masih membiasakan diri dengan aktivitas baru tersebut. Namun, seiring berjalannya waktu, hal tersebut akan lebih baik, bahkan cara vagina melumasi sendiri akan jauh lebih bagus.

Klitorismu akan membengkak dan rahim akan sedikit naik. Setelah beberapa waktu, tubuhmu akan terbiasa dengan seks dan setiap kali kamu terangsang, klitoris dan rahimmu yang tidak aktif akan mengalami transformasi kembali normal setelah kegiatan.

Payudaramu juga akan lebih kencang karena selama dan setelah berhubungan seks, jaringan di payudara akan membengkak dan pembuluh darah melebar yang mengarah ke payudara yang lebih kencang. Namun, ini hanya keadaan sementara dan kembali normal pasca seks.

Saat kamu melakukan hubungan seks untuk pertama kalinya, kamu akan merasakan pancaran cahaya di wajahmu. Logikanya sederhanan, ketika kamu melakukan seks, itu meningkatkan sirkulasi darah yang membantu memompa oksigen ke kulitmu, membuat kulit tampak lebih segar dan bercahaya. Kegiatan ini juga akan melepaskan hormon bahagi Serotonin dan Oxycontin.Itulah penjelasan mengenai keperawanan. Jadi, kamu sudah mendapatkan jawaban dari apakah menggunakan tangan bisa menghilangkan keperawanan? Yap, jawabannya adalah bisa, tergantung seberapa kuat dan dalam kamu memasukkan jarimu.

kesehatan wanita

5 Penyebab Sakit Pinggang Sebelah Kiri pada Wanita

Anda atau orang terdekat Anda wanita dan pernah mengalami sakit pinggang sebelah kiri? Jika ya, Anda berada pada artikel yang tepat, karena di sini akan dijelaskan beberapa hal penting yang perlu diketahui tentang sakit pinggang sebelah kiri pada wanita. Selamat membaca!

Nyeri pinggang terkadang hanya dapat dirasakan pada satu sisi tubuh. Nyeri ini bisa muncul secara terus-menerus ataupun muncul hanya pada waktu-waktu tertentu saja dan tidak terus-menerus.

Nyeri atau sakit pinggang sebelah kiri mungkin terasa tajam, menusuk, atau mungkin nyeri yang tumpul tapi konstan. Beberapa sakit pinggang sebelah kiri biasanya berkurang atau bahkan menjadi lebih buruk akibat adanya gerakan atau tekanan yang membuatnya menjadi lebih sensitif.

Beberapa penyebab rasa sakit pinggang sebelah kiri yang terjadi pada wanita dijabarkan dalam penjelasan di bawah ini.

1. Adanya Disfungsi Sendi Sakroiliaka

Sendi sakroiliaka dapat menyebabkan nyeri punggung bawah dan panggul pada satu atau kedua sisi tubuh jika rentang gerak normalnya sudah terganggu. Adanya banyak gerakan pada sendi dapat menyebabkan nyeri punggung kiri bawah dan/atau nyeri pinggul. Rasa sakit atau nyeri ini bahkan bisa menyebar ke selangkangan.

2. Mengalami Herniated Lumbar Disc

Diskus intervertebralis bisa mengalami herniasi di bagian kiri segmen vertebra. Hal ini akan menyebabkan nyeri pinggang yang tumpul dan nyeri tajam yang menusuk dan menjalar melalui pinggul kiri dan turun ke bagian belakang kaki kiri.

3. Mengalami Facet Joint Pain (Osteoarthritis)

Keausan terkait usia umumnya dapat mempengaruhi satu atau kedua sendi facet di bagian belakang vertebra. Hal ini bisa mengakibatkan kekakuan, ketidaknyamanan, dan nyeri tumpul pada bagian tubuh manusia.

Taji tulang di sisi kiri tulang belakang bagian bawah dapat mengiritasi akar saraf dan bisa menyebabkan rasa sakit yang menusuk melalui pinggul kiri dan ke bawah kaki kiri.

4. Ada Batu Ginjal

Sakit pinggang sebelah kiri pada wanita akibat batu ginjal dapat dirasakan ketika batu bergerak di dalam ginjal bagian kiri atau bergerak melalui ureter (saluran tipis yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih).

Gejala batu ginjal yang umum adalah nyeri saat buang air kecil, adanya kesulitan saat buang air kecil, ditemukannya darah dalam urin, dan mual dan/atau muntah. Apabila Anda atau orang terdekat Anda mengalami gejala-gejala tersebut, segera konsultasikan dengan dokter terdekat untuk segera mendapatkan penanganan yang sesuai standar.

5. Adanya Gangguan Ginekologi

Fibroid dan endometriosis merupakan dua kondisi umum yang terjadi pada wanita yang dapat menyebabkan sakit pinggang kiri. Gejala nyeri dari endometriosis biasanya sporadis, tajam dan menusuk. Namun, masih ada banyak gejala lain termasuk sakit perut, kelelahan, dan sakit parah dengan menstruasi.

Sementara itu, fibroid dapat menyebabkan nyeri pinggang kiri bawah dan menstruasi yang tidak normal. Gejala lain yang umum ditemukan yaitu sering buang air kecil dan ada rasa nyeri saat berhubungan.

Ketika merasakan gejala-gejala tersebut, wanita disarankan untuk segera menghubungi dokter agar mendapatkan konsultasi dan perawatan yang tepat.

Apabila sakit pinggang sebelah kiri pada wanita dapat dikelola secara efektif dan sembuh dengan sendirinya dengan menggunakan pereda nyeri yang dijual bebas, memodifikasi aktivitas, dan kompres air panas atau dingin, maka mungkin penderita nyeri tidak perlu khawatir.

Namun, apabila sakit pinggang sebelah kiri pada wanita tidak kunjung membaik dan menunjukkan perkembangan yang positif, segera hubungi dokter terdekat agar mendapat tindakan yang sesuai.